DEWAN GURU & STAF SMP 1 DORO-PEKALONGAN

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

7 Komentar

Filed under pendidikan

PERBEDAAN ALAT PELAJARAN DAN ALAT PERAGA

Bagaimana perbedaan alat pelajaran dan alat peraga?

Untuk membedakannya secara sederhana dapat dilihat dari:

Definisi.

  • Alat pelajaran adalah alat yang digunakan untuk membantu kelancaran proses pembelajaran/bimbingan pada khususnya dan proses pendidikan di sekolah/madrasah pada umumnya.
  • Alat peraga adalah alat yang digunakan untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang dipergunakan dalam proses pembelajaranalat peraga atau bimbingan.
  • Alat praktikum adalah alat yang digunakan untuk praktikum sains, matematika, teknik, bahasa, ilmu sosial, humaniora, dan keilmuan lainnya.

Jenis Alat Pelajaran/Peraga/Praktikum:

1) Jenis alat pelajaran:

  • Alat bantu presentasi;
  • Alat bantu olahraga;
  • Alat bantu praktik;
  • Alat bantu musik;

2) Jenis alat peraga:

  • Poster/gambar untuk pelajaran;
  • Alat permainan pendidikan;
  • Model benda/barang atau alat tertentu;
  • Benda potongan (cut away object);
  • Film/video pelajaran pendek;
  • Gambar animasi komputer; dan
  • Alat peraga lain.

3) Jenis alat praktikum:

  • Alat praktikum sains (matematika, fisika, kimia, biologi)
  • Alat praktikum teknik (mesin, listrik, sipil)
  • Alat praktikum bahasa, ilmu sosial, humaniora, dan lainnya

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan

PERBEDAAN MODUL DAN DIKTAT

bukukuCara membedakan Modul dan diktat secara sederhana adalah sebagai berikut.

1. Definisi

a) Modul adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa sehingga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut. b) Diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan guru untuk mempermudah/memperkaya materi mata pelajaran/bidang studi yang disampaikan oleh guru dalam proses kegiatan belajar mengajar.

2. Kerangka isi

a) Materi pelajaran pada suatu modul, disusun dan disajikan sedemikian rupa agar siswa secara mandiri dapat memahami materi yang disajikan. Modul umumnya terdiri dari:

  • • petunjuk untuk siswa,
  • • isi materi bahasan (uraian dan contoh),
  • • lembar kerja siswa,
  • • evaluasi,
  • • kunci jawaban evaluasi, dan
  • • pegangan tutor/guru (jika ada).

b) Ciri lain dari modul adalah dalam satu modul terdapat beberapa kegiatan belajar yang harus diselesaikan dalam kurun waktu tertentu dan di setiap akhir kegiatan belajar terdapat umpan balik dan tindak lanjut.

c) Umumnya satu modul menyajikan satu topik materi bahasan yang merupakan satu unit program pembelajaran tertentu.

d) Sebagai bagian dari modul, buku materi bahasan mempunyai kerangka isi yang tidak berbeda dengan buku pelajaran. Ciri khas modul adalah tersedianya berbagai petunjuk yang lengkap dan rinci, agar siswa mampu menggunakan modul dalam pembelajaran secara mandiri.

e) Diktat berbeda dengan modul, Diktat adalah buku pelajaran yang ‘masih’ mempunyai keterbatasan, baik dalam jangkauan penggunaannya maupun cakupan isinya. Dengan demikian kerangka isi diktat yang baik seharusnya tidak berbeda dengan buku pelajaran, namun karena masih digunakan di kalangan sendiri (terbatas), beberapa bagian isi seringkali ditiadakan.

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan

Hidden Curiculum Versus Penilaian Sikap

oleh:

Solikhin, M.Pd.

Hari Sabtu, 15 Nopember 2014 sekolah kami mengadakan In House Training (IHT) dalam rangka implementasi kurikulum 2013. Banyak hal yang kami bahas, salah satunya tentang Penilaian Sikap. Diantara peserta IHT, ada salah satu peserta menyodorkan contoh penilaian sikap yang dibuat oleh salah satu Pengawas Bina kepada saya sebagai narasumber. Ketika saya tanyakan: ”Apakah format dan content komponen penilaian sikap harus begitu, patent seperti itu?”. Peserta menjawab: ”Ya, harus seperti itu, kalau tidak seperti itu, maka akan disalahkan oleh Pengawas Bina!”. Saya hanya bisa tersenyum.

Gambaran di atas membuktikan ternyata pada level Pengawas Bina masih rancu dalam memahami Penilaian Sikap kurikulum 2013. Bahkan berani mematenkan dan menyalahkan Guru jika content penilaian sikapnya berbeda dengan yang dimaui Pengawas Bina. Untuk itulah perlunya saya mengunggah artikel ini sebagai bahan komparasi dan menambah wawasan kita bersama.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan

Kesalahan Tafsir dalam Memahami Pendekatan Scientific pada Kurikulum 2013

oleh:
Solikhin, M.Pd.

Geliat pelaksanaan kurikulum 2013 terasa kian menguat, terutama setelah pemerintah mewajibkan pemberlakuannya pada tahun pelajaran 2014/2015 dari tingkat SD kelas I sampai kelas IV, SLTP kelas VII dan VIII, serta SLTA kelas X dan XI. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 156928/MPK.A/KR/2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013.
Gerakan sosialisasi yang paling gencar dilakukan sekarang adalah kegaitan pendampingan kurikulum 2013 dengan pola in-on service. Harapan dari kegiatan ini adalah agar peserta memahami dan mampu melaksanakan kurikulum 2013 terutama pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh Guru, karena sasaran kegiatan ini adalah para Guru.
Betapa tercengangnya penulis ketika berdialog dengan para Guru peserta in-on service. Dengan bangganya mereka mengatakan bahwa dalam kurikulum 2013 yang penting setiap kegiatan belajar mengajar mengunakan langkah-langkah: mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan sebagai manifestasi dari scientific approach. Apa benar seperti itu? Hal inilah yang akan penulis bahas kali ini. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan

CONTOH RPP SMP KURIKULUM 2013

oleh: Solikhin, M.Pd.

Tergelitik dengan pelatihan Kurikulum 2013 yang tidak pernah membahas pembuatan perangkat pembelajaran yang benar dan hanya diajari bagaimana melakukan pembelajaran dengan pendekatan scientific method, maka perkenanlah pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi contoh perangkat pembelajaran PPKn.

Pekerjaan membuat perangkat pembelajaran kali ini dimulai dari pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sejatinya RPP hanya berisi komponen : 1) KI (kompetensi Inti), 2) KD (kompetensi dasar), 3) Indikator, 4) Tujuan, 5) Materi, 6) Metode, 7) Sumber Belajar, 8) Media, 9) Langkah-langkah Pembelajaran, dan 10) Penilaian. KI, KD, dan Indikator tinggal disadur dari Silabus yang telah saudara kembangkan. Cirinya sangat gampang, yaitu : jika angkanya 1 maka berarti KI_1 (sikap spiritual), jika 2 maka berarti KI_2 (sikap sosial), jika 3 berarti Pengetahuan, dan jika 4 berarti Ketrampilan. Misal: saudara menemukan kode 3.2.5 maka berarti saudara sedang mengerjakan Indikator Pengetahuan, karena dimulai dengan angka 3.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan, PKn

CARA MENYEMBUNYIKAN BEBERAPA SHEET PADA EXCEL

Dimulai dari sebuah diskusi kecil, rekan kerjaku mendapat sebuah file excel dari temannya. File tersebut berupa sebuah aplikasi yang antar sheet-nya saling terlink. Kata temanku, kalau hanya membuat formula dan link sudah lumayam paham, cuma yang belum paham bagaimana cara menyembunyikan beberapa sheet yang terlink tadi sehingga yang muncul hanya Menu Utamanya saja.

Bermula dari pertanyaan tadi, saya tawarkan pada rekan kerjaku tadi, mau pakai yang code script atau cara yang gampang? Tentu saja rekan kerjaku menjawab pakai cara yang gampang saja. Baiklah kalau begitu, ini langkah-langkahnya:

1) Buka file excel yang sudah dibuat dengan beberapa sheet yang saling terlink, jangan lupa pada sheet 1 Menu Utama harus sudah dibuat tombol untuk ngelink;

2) Klik office button;

3) Sorot dan klik Excel Options;

4) Sorot dan klik advanced;

5) Geser scroll bar ke bawah sampai ketemu dengan Display options for this workbook;

6) Hilangkan tanda centang pada Show sheet tabs

7) Kemudian tutup Excel Options dengan OK/enter.

Sekarang Anda lihat hasilnya… Betulkan yang akan tampil hanya Menu Utamanya saja??

Gambaran tutorialnya dapat didownload DISINI

Salam….

 

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan, TIK

CARA MENGHILANGKAN ALAMAT EMAIL DAN PASSWORD PADA FACEBOOK

Seorang teman kerja datang padaku guna meminta tolong bagaimana caranya menghilangkan secara permanen email dan password yang terlanjur tersimpan di facebook. Kejadiannya bermula ketika dia meminjam laptop temannya dan digunakan untuk membuka facebook. Setelah selesai meminjam, dia langsung mengembalikan dan lupa sign out. Ternyata, beberapa hari kemudian account facebok-nya digunakan oleh temennya untuk menunggah status. Alhasil dia agak kebakaran jenggot akan hal ini.

Untuk itu perkenankanlah saya untuk membantu dia, mudah-mudahan juga bermanfaat untuk anda.

Berikut langkah-langkahnya:

1) Buka dan sign ini  facebook anda;

2) Klik pada tanda gembok/dunia pada samping kiri https://www.facebook.com ;

3) Klik pada More Information…

4) Muncul kotak dialog Page info dan klik pada “view saved passwords”

5) Muncul kotak dialog saved Passwords dan sorot – pilih username anda

6) kemudian klik ” remove atau remove all ”

7) Untuk membuktikan coba restart chrome atau firefox anda, kemudian buka lagi dan buka facebook anda.

Saya yakin anda telah berhasil menghilangan email dan passwords anda.

Sukses untuk anda teriring salam dari saya.

Tinggalkan komentar

Filed under TIK